Konfigurasi PC UEFI Acer untuk E-xam Caraka (PPG dan UKG)

Setiap tahun, SMAN 110 ditunjuk untuk mengadakan acara Pendidikan Profesi Guru (PPG), baik itu pretest dan posttest. Dengan adanya tiga laboratorium komputer, secara infrastruktur SMAN 110 siap menyelenggarakan ujian tersebut. Selain PPG dan UKG, SMAN 110 secara rutin juga menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Kendala bermula ketika sekolah mendapat bantuan komputer merk Acer dari pemerintah. Sebagaimana kita ketahui, PC keluaran terkini (tahun 2015 ke atas) menggunakan fitur secure boot yang aktif secara bawaan (default). Belum lagi sistem operasi Windows 8 dan 10 yang harus menggunakan fitur secure boot agar dapat diistall di PC.

Sistem operasi tersebut menjadi standard dari berbagai PC branded yang diperjualbelikan di pasaran, seperti Intel Nuc (mini PC) dan HP. Untuk persoalan mengenai penerapan UEFI di berbagai PC ini dapat dilihat di tautan berikut.

Kendala bermula ketika berkas installer klien E-xam pelaksana tidak kompatibel dengan fitur UEFI. Installer klien akan membuat OS baru berbasis Linux (untuk ujian) di PC kita. Begitu PC dijalankan, ada pilihan kita akan masuk ke dalam sistem operasi apa.

exam caraka

Berikut ini beberapa trik agar PC baru tersebut dapat dimanfaatkan sebagai klien E-xam Caraka.

  1. Aktifkan server PXE di komputer server.
  2. Di komputer klien (Acer), nyalakan PC dan biarkan masuk ke dalam sistem Windows. Selanjutnya, install aplikasi klien dengan memilih Instal modul dan Rilis Neo.
  3. Restart PC dan masuk ke menu BIOS dengan menekan tombol [Del] ketika komputer pertama kali menyala.
  4. Pada menu “Authentication”, set Secure Boot menjadi Disabled.
  5. Pada menu “Boot Options”, set Launch CSM menjadi Always. Masih di menu yang sama, set Boot Filter menjadi Legacy. Kemudian pastikan pada urutan Boot Priority Order terdapat [LAN]
  6. Pada menu “Advanced”, lihat bagian Integrated Peripherals. Set Oboard LAN Option ROM menjadi Enabled.
  7. Simpan dengan menekan tombol [F10] dan pilih Yes untuk konfirmasi penyimpanan.
  8. Selesai, begitu PC dinyalakan, otomatis akan memboot via LAN.

Beberapa catatan yang perlu diperhatikan adalah, PC tidak akan bisa masuk ke dalam Windows selama menggunakan konfigurasi BIOS seperti di atas. Reset kembali pengaturan BIOS untuk kembali ke mode awal agar dapat masuk ke dalam OS Windows.

Untuk konfigurasi UEFI pada PC HP, Anda dapat melihat di postingan berikut.

Tulisan ini dipublikasikan di Karya Guru dan tag , , . Tandai permalink.