Tepat pada hari Jumat, tanggal 5 Mei 2017 lalu, SMAN 110 mengadakan acara pelepasan bagi para siswa kelas XII tahun ajaran 2016/2017. Acara dilakukan di areal parkir motor siswa SMAN 110 yang disulap menjadi area acara pelepasan dengan tema “garden”. Seluruh siswa kelas XII hadir pada acara tersebut, termasuk juga beberapa perwakilan orang tua dari siswa berprestasi. Sebelum dimulai, seluruh hadirin melakukan registrasi terlebih dahulu di meja pendaftaran yang sudah disiapkan. Tepat pada pukul 08.00 WIB, acara pelepasan dimulai. Seperti biasa, acara dibuka dengan berbagai sambutan, yakni dari kepala SMAN… Selengkapnya »
Pada hari Jumat tanggal 5 Mei 2017 lalu, SMAN 110 mengadakan kegiatan pelatihan pembuatan soal berbasis high order thinking skill (HOTS). Acara berlangsung di aula SMAN 110 Jakarta selepas sholat Jumat, yakni pukul 13.00. Bertindak sebagai pembicara, hadir Ibu Christina Tulalessy. Bagi Anda yang belum tahu, beliau merupakan pakar rekayasa dari Pusat Kurikulum dan Perbukuan Balitbang Kemendikbud. Beliau menjelaskan mengenai pola pikir dan kriteria soal HOTS seperti apa. Selain Ibu Christina, hadir pula Ibu Sarmayani M.Pd, selaku pengawas paket SMA dan Ibu Romlah, S.Pd., M.M. selaku kepala SMAN 110 Jakarta.… Selengkapnya »
Dua orang siswa SMAN 110 Jakarta mengikuti Jambore Adiwiyata yang diadakan oleh PT Astra. Mereka bergabung dengan para siswa sekolah Adiwiyata lainnya. Rafi F Zuky (X IPS 4) dan Dian Puji Astuti (XI IPA 1) merupakan perwakilan dari SMAN 110, dengan guru pembimbing Bapak Fajar H, S.Pd. Acara berlangsung dari 28 April s.d. 2 Mei 2017 (5 hari) di Yogyakarta dan peserta menginap di hotel Tjokro Style. Jambore dimulai dengan kunjungan ke Alun-alun Kidul Yogyakarta. Di sana seluruh peserta berkumpul dari 24 Provinsi undangan sekolah Adiwiyata se-Indonesia. Setelah itu, dilanjutkan… Selengkapnya »
Pada hari Selasa tanggal 2 Mei 2017, SMAN 110 kedatangan Kapolsek Kecamatan Koja, Bapak Supriyanto. Adapun maksud kedatangan beliau adalah dalam rangka memantau persiapan Pengumuman Kelulusan di SMAN 110. Artinya, Kapolsek siap mengawal ketertiban dan keamanan lingkungan sekitar. Untuk itu, kami selaku pihak SMAN 110 menghimbau kepada seluruh siswa kelas XII, dilarang melakukan konvoi, corat-coret seragam, tawuran, mengganggu ketertiban, dan kegiatan lain yang dapat merugikan diri sendiri, sekolah, dan masyarakat.
Diterbitkan pada: Selasa 2 Mei 2017 | Kategori Tulisan: Pengumuman
Berikut ini nama-nama siswa yang dinyatakan lulus dari SMAN 110 tahun ajaran 2016-2017. Seluruh siswa dilarang melakukan konvoi, corat-coret seragam, tawuran, mengganggu ketertiban, dan kegiatan lain yang dapat merugikan diri sendiri, sekolah, dan masyarakat.
Pada Hari Jumat lalu (28 April 2017), SMAN 110 mengadakan acara rapat pleno dalam rangka menentukan kelulusan siswa kelas XII tahun ajaran 2016-2017. Bertempat di ruang aula SMAN 110, acara dimulai tepat pada pukul 13.00 WIB dan diikuti oleh seluruh dewan guru SMAN 110. Mengacu pada Permendikbud Nomor 3 Tahun 2017 Tentang Penilaian Hasil Belajar Oleh Pemerintah dan Penilaian Hasil Belajar Oleh Satuan Pendidikan, berikut ini adalah syarat kelulusan berdasarkan Permendikbud terbaru: Dengan demikian, sekolah sangat berperan dalam menentukan kelulusan para peserta didik. Ada faktor lain yang dapat dijadikan pertimbangan,… Selengkapnya »
(klik untuk memperbesar) (klik untuk memperbesar)
Pada Hari Rabu, tanggal 26 April 2017 SMAN 110 kedatangan dari tim Yayasan Pelangi Kasih Bangsa. Pada kesempatan kali ini, mereka memberikan penyuluhan bahaya narkoba dan korupsi bagi para siswa SMAN 110. Acara berlangsung di Masjid SMAN 110 Jakarta dan dihadiri oleh siswa dari kelas X dan XI. Penyuluhan ini sendiri merupakan bagian dari program Indonesia “Bersinar” (Bebas Narkoba) dan “Berdasi” (Bebas dari Korupsi) Yayasan Pelangi Kasih Bangsa. Adapun tujuan dari program ini secara garis besar adalah: Membangkitkan generasi muda yang berkarakter, berprestasi, dan siap untuk menyongsong masa depan. Memotivasi… Selengkapnya »
Memperingati Hari Kartini, tepat pada tanggal 21 April 2017, SMAN 110 mengadakan acara pagelaran budaya pakaian adat daerah yang diikuti oleh perwakilan tiap kelas di SMAN 110. Tiap kelas mengirimkan perwakilan yang terdiri dari laki-laki dan perempuan. Mereka berjalan beriringan di arena lapangan dalam yang menjadi tempat pertunjukkan, memamerkan baju khas yang mereka gunakan. Tidak hanya unjuk diri seputar penampilan saja, para kontestan juga diberikan pertanyaan seputar makna dan manfaat yang dirasakan dari perjuangan RA Kartini bagi masyarakat Indonesia sekarang ini. Juri dan penonton menilai jawaban yang diberikan oleh para… Selengkapnya »
(Klik untuk memperbesar)