SMA Negeri 110 Jakarta turut ambil bagian dalam kegiatan Pencatatan Rekor MURI Pembuatan Eco Enzyme Serentak yang diselenggarakan oleh Bunda Milenial sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan pelestarian lingkungan melalui pengelolaan sampah organik. Kegiatan ini berlangsung pada Hari Kamis, tanggal 18 Juni 2026, pukul 08.30 s.d. 11.15 WIB, di area hutan jati SMA Negeri 110 Jakarta.
Sebanyak 50 peserta didik mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat. Para siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok, di mana setiap kelompok bertugas membuat dua galon eco enzyme. Proses pembuatan dilakukan secara bertahap, dimulai dari mengumpulkan sampah organik berupa kulit buah, mencacah bahan organik, mencampurkan air dan molase sebagai bahan fermentasi, hingga memasukkan seluruh bahan ke dalam wadah sesuai takaran yang telah ditentukan.
Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran yang menarik karena peserta didik tidak hanya memperoleh materi secara teori, tetapi juga mempraktikkan langsung proses pengolahan sampah organik menjadi eco enzyme, yaitu cairan hasil fermentasi yang memiliki berbagai manfaat bagi lingkungan, seperti pupuk alami, pembersih ramah lingkungan, dan pengurang limbah organik.
Pelaksanaan kegiatan semakin bermakna dengan hadirnya Ibu Suryani sebagai narasumber yang memberikan arahan selama kegiatan berlangsung. Selain itu, peserta didik juga mendapatkan pendampingan dari anggota Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) yang hadir langsung di SMA Negeri 110 Jakarta. Melalui pendampingan tersebut, para siswa memperoleh pemahaman mengenai teknik pembuatan eco enzyme yang benar sekaligus edukasi tentang pentingnya pengelolaan sampah organik sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan.
Selama kegiatan berlangsung, seluruh peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Semangat kerja sama dan gotong royong tampak dalam setiap kelompok saat menyelesaikan proses pembuatan eco enzyme. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan dan pentingnya menerapkan gaya hidup berkelanjutan.
Turut hadir pula Bapak Juni Dwi Anggoro, S.Pd., yang mendampingi peserta didik selama kegiatan berlangsung sehingga seluruh rangkaian acara dapat berjalan dengan tertib dan lancar. Partisipasi SMA Negeri 110 Jakarta dalam kegiatan pencatatan Rekor MURI ini menjadi wujud nyata komitmen sekolah dalam mendukung program pelestarian lingkungan sekaligus membentuk karakter peserta didik yang peduli terhadap keberlanjutan bumi.
Diharapkan, pengalaman ini dapat menginspirasi warga sekolah untuk terus mengurangi sampah organik dan memanfaatkannya menjadi produk yang bernilai guna bagi lingkungan.










